In the News
Article of the Day

Philosopher’s Stone

At the center of the alchemist’s quest was the legendary philosopher’s stone, a magical piece of the perfect gold, which could immediately transform any substance it touched into gold as pure as its own nature. The Emerald Tablets of the great Hermes Trismegistus spoke of such a marvelous catalyst, and ever since that secret knowledge had been made known to certain individuals, the philosopher’s stone had become the symbol of the alchemical pursuit. According to tradition, Albertus Magnus actually came to possess such a wonder of transmutation, and Helvetius was given a small piece of the philosopher’s stone by a mysterious man in black.

Ten Reasons to Make the "Right Moves"

Whether you’re involved in sports or simply live an active lifestyle, physical activity pays big dividends. Physical activity is the “right move” for fitness—for almost everyone, not just for athletes. Consider just a few reasons why:

Participles

Ada dua participles dalam bahasa Inggris, yaitu:
1. Present participle (active participle) menggunakan akhiran –ing dari kata kerja, misalnya burning, working, loving, sitting, standing, sleeping, etc.

Gerunds

Gerund adalah kata benda yang berasal dari kata kerja ditambah –ing, misalnya swimming, eating, fishing, shopping, dancing, dan singing. Bila diperhatikan, gerund mempunyai bentuk yang sama dengan present participle, bedanya gerund berfungsi sebagai kata benda, sedangkan present participle sebagai kata sifat yang menerangkan kata benda.

Infinitives

Infinitive adalah verbal berbentuk kata kerja dasar yang umumnya ditambah to di depannya, misalnya to eat, to say, to run, to work, to study.

Verbals

Verbal adalah kata yang menunjukkan ide atau gagasan suatu tindakan atau aksi seperti halnya kata kerja, tetapi verbal tidak berfungsi sebagaimana kata kerja yang sebenarnya, meskipun verbal dibentuk berdasarkan kata kerja.

Finite and Nonfinite Verbs

Verba yang memiliki bentuk past atau present disebut dengan istilah finite verbs. Sedangkan untuk verba bentuk lainnya (infinitive, -ing atau -ed) disebut nonfinite verbs. Istilah lain untuk nonfinite verbs adalah verbal.

Phrasal Verbs

Phrasal verbs adalah bagian dari kata kerja yang disebut juga dengan istilah multi-word verbs (kata kerja multikata).

Passive and Active

Kata kerja dalam bahasa Inggris juga dinyatakan dalam voice. Voice adalah istilah tata bahasa Inggris yang digunakan untuk menunjukkan hubungan kata kerja dan subjek (pokok kalimat).

Moods

Moods dalam bahasa Inggris digunakan untuk menunjukkan sikap atau maksud seseorang terhadap suatu aksi atau tindakan. Pengungkapan sikap ini ditunjukkan dengan menggunakan verba yang menerangkan maksud dari pembicara atau penulis dalam suatu kalimat.

Tenses

Tenses adalah perubahan bentuk verba yang terkait dengan perubahan waktu yang menggambarkan suatu kegiatan atau kejadian dalam suatu percakapan maupun tulisan.

Verb Forms

Ada lima bentuk kata kerja (verb forms) dalam bahasa Inggris:
1. Base form atau simple form (infinitive), contoh: work, give, sing.
2. Third person singular, contoh: works, gives, sings.
3. Present participle, contoh: working, giving, singing.

Modal Verbs

Modal verbs atau modal auxiliaries adalah sebutan untuk kata kerja bantu selain be, do dan have. Tidak seperti auxiliary verbs, modal verbs hanya dapat berfungsi sebagai kata kerja bantu saja dan tidak dapat berlaku sebagai principal verbs dalam suatu kalimat. Kata kerja utama (main verbs) yang mengikuti modal verbs harus selalu kata kerja dasar tanpa to (bare infinitive or infinitive without to).

Regular and Irregular Verbs

Kata kerja atau verba akan mengalami perubahan bentuk sesuai dengan tenses dalam kalimat. Ada dua jenis perubahan bentuk kata kerja yaitu regular verbs (kata kerja teratur) dan irregular verbs (kata kerja tidak teratur).

Transitive dan Intransitive Verbs

Transitive verbs adalah kata kerja atau verba yang membutuhkan objek (noun atau pronoun) dalam suatu kalimat. Verba ini menerangkan subjek yang melakukan sesuatu aktivitas terhadap objeknya secara langsung (direct object).

Linking Verbs

Linking verbs adalah verba penghubung yang menghubungkan subjek dengan complement (pelengkap) yang menerangkannya, bisa noun complement atau adjective complement. Sering digunakan untuk menggantikan to be dan dipakai untuk menunjukkan sesuatu yang berkaitan dengan panca indra (look, sound, smell, feel, taste) atau keadaan (appear, seem, become, grow, turn, prove, remain, keep, stay, go, run).

Auxiliary Verbs

Auxiliary verbs adalah kata kerja bantu yang secara gramatikal berfungsi membentuk atau memberi tambahan arti pada kalimat. Umumnya auxiliary verbs digunakan bersama-sama dengan kata kerja utama (main verbs) dan membantunya membentuk struktur gramatikal sebuah kalimat.

Verbs

Verbs adalah kata kerja atau verba yang digunakan untuk menunjukkan adanya kegiatan, aktivitas atau keberadaan dari subjek. Dalam suatu kalimat, keberadaan verba (setelah subjek) harus ada. Tanpa verba suatu rangkaian kata tidak memiliki makna dan tidak dapat disebut sebagai kalimat.

Future Perfect Continuous, Function

Future perfect continuous tense digunakan untuk menyatakan kegiatan atau kejadian yang akan terus berlangsung sampai pada waktu tertentu di masa yang akan datang.

Future Perfect, Function

Future perfect tense digunakan untuk:

a. menyatakan kejadian atau kegiatan yang akan dan baru saja/sudah selesai dilakukan pada waktu tertentu di waktu yang datang.
- I’ll have left by the time you read this.
- I like looking at these pictures, but I’ll have had enough by lunchtime.

Future Continuous, Function

Future continuous tense digunakan untuk:

a. menyatakan kegiatan yang akan dilakukan dan sedang terjadi pada waktu tertentu di waktu yang akan datang .
- At 9.30 tomorrow morning, we’ll be traveling to Bali.
- Andrew will be working all day tomorrow. He can’t go to the party.

Future Simple, Function

Kalimat berpola simple future tense dapat dibentuk menggunakan will atau be going to.


Will dalam simple future tense digunakan untuk:

a. memprediksi atau meramalkan apa yang kita percayai akan terjadi di waktu yang akan datang. Will juga biasa digunakan bersama-sama dengan ungkapan I think, I believe, I bet, I am sure/afraid, I suppose, I hope, atau kata keterangan seperti probably, perhaps, possibly, certainly etc.
- She will become a great lawyer one day.
- I will probably be at school early tomorrow morning.

Past Perfect Continuous, Function

Past perfect continuous tense digunakan untuk:

a. memberikan penekanan pada lamanya kejadian berlangsung selama waktu tertentu sebelum kejadian lainnya di waktu lampau. Kejadian lain yang mengikutinya itu biasanya menggunakan bentuk past simple tense.
- I found my keys yesterday. I had been looking for them for days.
- We had been sleeping for two hours when someone knocked on our door.

Past Perfect, Function

Past perfect tense digunakan untuk:

a. menggambarkan kegiatan atau kejadian yang terjadi lebih dulu sebelum kejadian lainnya di waktu lampau. Kejadian lainnya itu biasanya menggunakan bentuk past simple tense.
- By the time I arrived, Jack had already gone to the bed.
- I was glad that I had caught the early bus.
- Emma went to France last week. Before that, she had never been outside Indonesia.

Past Continuous, Function

Past continuous tense digunakan untuk:

a. menggambarkan kegiatan yang sedang terjadi pada waktu tertentu di waktu lampau.
- I was doing my homework at eight o’clock yesterday evening.
- I was having lunch at 2 o’clock yesterday.

Past Simple, Function

Simple past tense digunakan untuk:

a. menyatakan kejadian, kegiatan atau situasi yang terjadi di waktu lampau (sebelum sekarang) dengan menyebutkan waktu terjadinya secara spesifik maupun tidak.
- Alexander Graham Bell invented the telephone.
- They arrived in Geneva yesterday.
- I saw that film last week.
- She finished her work at seven o’clock.
- He lived here for two years.
- Peter left five minutes ago.
- I drank three cups of coffee this morning.

Present Perfect Continuous, Function

Present perfect continuous tense digunakan untuk:

a. menyatakan kegiatan yang terjadi di waktu lampau yang dilakukan berulang kali dan masih berlanjut sampai dengan waktu sekarang.
- I have been learning English for six years.
- They have been traveling since last November.

Present Perfect, Function

Present perfect tense digunakan untuk:

a. menyatakan keadaan atau kegiatan yang terjadi di waktu lampau yang berpengaruh atau dapat dirasakan hasilnya pada waktu sekarang.
- Dad has washed the car. It’s clean.
- She has lost weight and she looks very nice.

Present Continuous, Function

Present continuous tense digunakan untuk:

a. menyatakan kejadian yang sedang berlangsung sekarang.
- Be quiet! I’m doing my homework.
- I’m not enjoying this party.

Present Simple, Function

Simple present tense digunakan untuk:

a. menyatakan suatu kebiasaan atau kegiatan yang biasa dilakukan berulang-ulang.
- Joe plays badminton on Saturdays.
- He drinks tea at breakfast.

Pronoun Case

Dalam suatu kalimat, kata ganti atau pronomina (pronouns) mempunyai tiga peran atau kedudukan yang disebut case. Sama dengan noun case, pronomina juga mempunyai tiga case, yaitu nominative, objective, dan possessive.

Pronouns and Antecedents

Kata benda (noun) yang diwakili oleh kata ganti (pronoun) dikenal dengan istilah antecedent. Kata benda tersebut dapat berupa sebuah kata, frase, atau klausa. Pada umumnya, dalam sebuah kalimat, antecedent terletak sebelum kata ganti.

Reciprocal Pronouns

Reciprocal pronouns adalah kata ganti timbal-balik yang berarti bahwa suatu tindakan atau kegiatan yang terjadi melibatkan dua orang/kelompok yang melakukan hal yang sama terhadap satu sama lain. Kata ganti atau pronomina yang digunakan adalah each other dan one another.

Indefinite Pronouns

Indefinite pronouns adalah kata ganti yang dipakai untuk menggantikan kata benda (pelaku atau objek) yang tak tentu.

Intensive Pronouns

Intensive pronouns adalah kata ganti yang digunakan untuk memberikan penekanan atau perhatian pada diri subjek sendiri atas apa yang dikenakan atau yang dilakukannya. Dan letak intensive pronouns dalam kalimat biasanya setelah subjek, bisa berupa nouns atau pronouns.

Reflexive Pronouns

Reflexive pronouns adalah kata ganti yang digunakan untuk menunjukkan tindakan atau kegiatan yang dilakukan oleh diri subjek sendiri (subject of the verb). Kata ganti yang dipakai adalah personal pronouns (my, your, him, her, it, our, them) ditambah dengan self untuk kata benda tunggal (singular) atau selves untuk kata benda jamak (plural).

Relative Pronouns


Relative pronouns adalah kata ganti yang menunjuk pada kata benda yang mendahuluinya (antecedent) yang berfungsi sebagai penghubung dalam kalimat. Relative pronouns biasa diletakkan di awal dependent clause atau anak kalimat yang menerangkan atau memberikan informasi tambahan kepada independent clause atau main clause.

Interrogative Pronouns

Interrogative pronouns adalah kata ganti atau pronomina yang digunakan untuk menanyakan orang, benda, atau suatu pilihan. Kata ganti yang sering dipakai adalah what, which who, whom dan whose.