Ten Reasons to Make the "Right Moves"
Participles
Ada dua participles dalam bahasa Inggris, yaitu:
1. Present participle (active participle) menggunakan akhiran –ing dari kata kerja, misalnya burning, working, loving, sitting, standing, sleeping, etc.
Gerunds
Gerund adalah kata benda yang berasal dari kata kerja ditambah –ing, misalnya swimming, eating, fishing, shopping, dancing, dan singing. Bila diperhatikan, gerund mempunyai bentuk yang sama dengan present participle, bedanya gerund berfungsi sebagai kata benda, sedangkan present participle sebagai kata sifat yang menerangkan kata benda.
Infinitives
Infinitive adalah verbal berbentuk kata kerja dasar yang umumnya ditambah to di depannya, misalnya to eat, to say, to run, to work, to study.
Verbals
Verbal adalah kata yang menunjukkan ide atau gagasan suatu tindakan atau aksi seperti halnya kata kerja, tetapi verbal tidak berfungsi sebagaimana kata kerja yang sebenarnya, meskipun verbal dibentuk berdasarkan kata kerja.
Finite and Nonfinite Verbs
Verba yang memiliki bentuk past atau present disebut dengan istilah finite verbs. Sedangkan untuk verba bentuk lainnya (infinitive, -ing atau -ed) disebut nonfinite verbs. Istilah lain untuk nonfinite verbs adalah verbal.
Phrasal Verbs
Phrasal verbs adalah bagian dari kata kerja yang disebut juga dengan istilah multi-word verbs (kata kerja multikata).
Passive and Active
Kata kerja dalam bahasa Inggris juga dinyatakan dalam voice. Voice adalah istilah tata bahasa Inggris yang digunakan untuk menunjukkan hubungan kata kerja dan subjek (pokok kalimat).
Moods
Moods dalam bahasa Inggris digunakan untuk menunjukkan sikap atau maksud seseorang terhadap suatu aksi atau tindakan. Pengungkapan sikap ini ditunjukkan dengan menggunakan verba yang menerangkan maksud dari pembicara atau penulis dalam suatu kalimat.
Tenses
Tenses adalah perubahan bentuk verba yang terkait dengan perubahan waktu yang menggambarkan suatu kegiatan atau kejadian dalam suatu percakapan maupun tulisan.
Verb Forms
Ada lima bentuk kata kerja (verb forms) dalam bahasa Inggris:
1. Base form atau simple form (infinitive), contoh: work, give, sing.
2. Third person singular, contoh: works, gives, sings.
3. Present participle, contoh: working, giving, singing.
Modal Verbs
Modal verbs atau modal auxiliaries adalah sebutan untuk kata kerja bantu selain be, do dan have. Tidak seperti auxiliary verbs, modal verbs hanya dapat berfungsi sebagai kata kerja bantu saja dan tidak dapat berlaku sebagai principal verbs dalam suatu kalimat. Kata kerja utama (main verbs) yang mengikuti modal verbs harus selalu kata kerja dasar tanpa to (bare infinitive or infinitive without to).
Regular and Irregular Verbs
Kata kerja atau verba akan mengalami perubahan bentuk sesuai dengan tenses dalam kalimat. Ada dua jenis perubahan bentuk kata kerja yaitu regular verbs (kata kerja teratur) dan irregular verbs (kata kerja tidak teratur).
Transitive dan Intransitive Verbs
Transitive verbs adalah kata kerja atau verba yang membutuhkan objek (noun atau pronoun) dalam suatu kalimat. Verba ini menerangkan subjek yang melakukan sesuatu aktivitas terhadap objeknya secara langsung (direct object).
Linking Verbs
Linking verbs adalah verba penghubung yang menghubungkan subjek dengan complement (pelengkap) yang menerangkannya, bisa noun complement atau adjective complement. Sering digunakan untuk menggantikan to be dan dipakai untuk menunjukkan sesuatu yang berkaitan dengan panca indra (look, sound, smell, feel, taste) atau keadaan (appear, seem, become, grow, turn, prove, remain, keep, stay, go, run).
Auxiliary Verbs
Auxiliary verbs adalah kata kerja bantu yang secara gramatikal berfungsi membentuk atau memberi tambahan arti pada kalimat. Umumnya auxiliary verbs digunakan bersama-sama dengan kata kerja utama (main verbs) dan membantunya membentuk struktur gramatikal sebuah kalimat.
Verbs
Verbs adalah kata kerja atau verba yang digunakan untuk menunjukkan adanya kegiatan, aktivitas atau keberadaan dari subjek. Dalam suatu kalimat, keberadaan verba (setelah subjek) harus ada. Tanpa verba suatu rangkaian kata tidak memiliki makna dan tidak dapat disebut sebagai kalimat.
Future Perfect Continuous, Function
Future perfect continuous tense digunakan untuk menyatakan kegiatan atau kejadian yang akan terus berlangsung sampai pada waktu tertentu di masa yang akan datang.
Future Perfect, Function
Future perfect tense digunakan untuk:
a. menyatakan kejadian atau kegiatan yang akan dan baru saja/sudah selesai dilakukan pada waktu tertentu di waktu yang datang.
- I’ll have left by the time you read this.
- I like looking at these pictures, but I’ll have had enough by lunchtime.
Future Continuous, Function
Future continuous tense digunakan untuk:
a. menyatakan kegiatan yang akan dilakukan dan sedang terjadi pada waktu tertentu di waktu yang akan datang .
- At 9.30 tomorrow morning, we’ll be traveling to Bali.
- Andrew will be working all day tomorrow. He can’t go to the party.
Future Simple, Function
Kalimat berpola simple future tense dapat dibentuk menggunakan will atau be going to.
Will dalam simple future tense digunakan untuk:
a. memprediksi atau meramalkan apa yang kita percayai akan terjadi di waktu yang akan datang. Will juga biasa digunakan bersama-sama dengan ungkapan I think, I believe, I bet, I am sure/afraid, I suppose, I hope, atau kata keterangan seperti probably, perhaps, possibly, certainly etc.
- She will become a great lawyer one day.
- I will probably be at school early tomorrow morning.
Past Perfect Continuous, Function
Past perfect continuous tense digunakan untuk:
a. memberikan penekanan pada lamanya kejadian berlangsung selama waktu tertentu sebelum kejadian lainnya di waktu lampau. Kejadian lain yang mengikutinya itu biasanya menggunakan bentuk past simple tense.
- I found my keys yesterday. I had been looking for them for days.
- We had been sleeping for two hours when someone knocked on our door.
Past Perfect, Function
Past perfect tense digunakan untuk:
a. menggambarkan kegiatan atau kejadian yang terjadi lebih dulu sebelum kejadian lainnya di waktu lampau. Kejadian lainnya itu biasanya menggunakan bentuk past simple tense.
- By the time I arrived, Jack had already gone to the bed.
- I was glad that I had caught the early bus.
- Emma went to France last week. Before that, she had never been outside Indonesia.
Past Continuous, Function
Past continuous tense digunakan untuk:
a. menggambarkan kegiatan yang sedang terjadi pada waktu tertentu di waktu lampau.
- I was doing my homework at eight o’clock yesterday evening.
- I was having lunch at 2 o’clock yesterday.
Past Simple, Function
Simple past tense digunakan untuk:
a. menyatakan kejadian, kegiatan atau situasi yang terjadi di waktu lampau (sebelum sekarang) dengan menyebutkan waktu terjadinya secara spesifik maupun tidak.
- Alexander Graham Bell invented the telephone.
- They arrived in Geneva yesterday.
- I saw that film last week.
- She finished her work at seven o’clock.
- He lived here for two years.
- Peter left five minutes ago.
- I drank three cups of coffee this morning.
Present Perfect Continuous, Function
Present perfect continuous tense digunakan untuk:
a. menyatakan kegiatan yang terjadi di waktu lampau yang dilakukan berulang kali dan masih berlanjut sampai dengan waktu sekarang.
- I have been learning English for six years.
- They have been traveling since last November.
Present Perfect, Function
Present perfect tense digunakan untuk:
a. menyatakan keadaan atau kegiatan yang terjadi di waktu lampau yang berpengaruh atau dapat dirasakan hasilnya pada waktu sekarang.
- Dad has washed the car. It’s clean.
- She has lost weight and she looks very nice.
Present Continuous, Function
Present continuous tense digunakan untuk:
a. menyatakan kejadian yang sedang berlangsung sekarang.
- Be quiet! I’m doing my homework.
- I’m not enjoying this party.
Present Simple, Function
Simple present tense digunakan untuk:
a. menyatakan suatu kebiasaan atau kegiatan yang biasa dilakukan berulang-ulang.
- Joe plays badminton on Saturdays.
- He drinks tea at breakfast.
Pronoun Case
Dalam suatu kalimat, kata ganti atau pronomina (pronouns) mempunyai tiga peran atau kedudukan yang disebut case. Sama dengan noun case, pronomina juga mempunyai tiga case, yaitu nominative, objective, dan possessive.
Pronouns and Antecedents
Kata benda (noun) yang diwakili oleh kata ganti (pronoun) dikenal dengan istilah antecedent. Kata benda tersebut dapat berupa sebuah kata, frase, atau klausa. Pada umumnya, dalam sebuah kalimat, antecedent terletak sebelum kata ganti.
Reciprocal Pronouns
Reciprocal pronouns adalah kata ganti timbal-balik yang berarti bahwa suatu tindakan atau kegiatan yang terjadi melibatkan dua orang/kelompok yang melakukan hal yang sama terhadap satu sama lain. Kata ganti atau pronomina yang digunakan adalah each other dan one another.
Indefinite Pronouns
Indefinite pronouns adalah kata ganti yang dipakai untuk menggantikan kata benda (pelaku atau objek) yang tak tentu.
Intensive Pronouns
Intensive pronouns adalah kata ganti yang digunakan untuk memberikan penekanan atau perhatian pada diri subjek sendiri atas apa yang dikenakan atau yang dilakukannya. Dan letak intensive pronouns dalam kalimat biasanya setelah subjek, bisa berupa nouns atau pronouns.
Reflexive Pronouns
Reflexive pronouns adalah kata ganti yang digunakan untuk menunjukkan tindakan atau kegiatan yang dilakukan oleh diri subjek sendiri (subject of the verb). Kata ganti yang dipakai adalah personal pronouns (my, your, him, her, it, our, them) ditambah dengan self untuk kata benda tunggal (singular) atau selves untuk kata benda jamak (plural).
Relative Pronouns
Interrogative Pronouns
Interrogative pronouns adalah kata ganti atau pronomina yang digunakan untuk menanyakan orang, benda, atau suatu pilihan. Kata ganti yang sering dipakai adalah what, which who, whom dan whose.









